Pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan petani dalam mengelola hasil panen kopi, mulai dari tahap pemetikan hingga pengolahan pascapanen. Dengan demikian, kopi asal Desa Tenggerraharja diharapkan memiliki cita rasa khas sekaligus daya saing di pasar regional.
Di bawah bimbingan instruktur dari Dinas Perkebunan, pelatihan dibagi menjadi tiga sesi utama, yaitu:
-
Panen dan Sortir – peserta diajarkan cara memetik biji kopi yang matang sempurna dan memisahkan buah yang rusak atau belum siap panen.
-
Fermentasi dan Pencucian – demonstrasi teknik fermentasi selama 12–18 jam untuk menghasilkan aroma khas, dilanjutkan pencucian hingga bersih.
-
Pengeringan dan Penggilingan – peserta belajar menjemur biji kopi secara merata di bawah sinar matahari dan menggiling biji kering menjadi bubuk kopi siap saji.
Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Suasana di aula balai desa terasa hidup, penuh tawa dan semangat belajar. Salah seorang peserta, Bu Siti, bahkan sempat berkelakar, “Kalau rasanya terlalu asam, nanti aku tambahin gula!” yang disambut tawa peserta lain.
Setelah praktik selama tiga hari, peserta berhasil menghasilkan kopi sangrai pertama khas Tenggerraharja yang harum dan diseduh bersama di akhir pelatihan. “Kopi Tenggerraharja kini punya cerita baru,” ujar salah satu peserta dengan bangga.
Sekretaris Desa Tenggerraharja dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan ini bukan hanya menambah keterampilan, tapi juga membuka peluang ekonomi baru. Kami berharap para petani membentuk kelompok tani kopi agar pengelolaan dan pemasarannya lebih kuat.”
Pendamping Lokal Desa menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. “Kopi bisa menjadi ikon desa ini jika dikelola serius dan berkelanjutan,” ujarnya.
Acara ditutup dengan sesi minum kopi bersama, canda tawa, dan komitmen warga untuk terus mengembangkan potensi kopi desa. Ke depan, Pemerintah Desa Tenggerraharja berencana mendukung pembentukan Kelompok Tani Kopi dan membantu promosi produk ke tingkat kabupaten.
Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Desa Tenggerraharja siap menorehkan nama di peta kopi nusantara.
🟤 Penulis: Aceng – Pendamping Lokal Desa Sukamantri

0 Komentar